TPA Putri Cempo Kebakaran, Tim BKO Damkar Kota Semarang Diterjunkan

ilustrasi kebakaran (pixabay/ fish96)
ilustrasi kebakaran (pixabay/ fish96)
  • Kebakaran TPA Putri Cempo Surakarta meluas hingga 17 hektare
  • Dinas Damkar Kota Semarang menerjunkan 13 personel dan mobil high pressure kapasitas 10.000 liter selama 4–6 September 2026

MATASEMARANG.COM – Musibah kebakaran yang menerjang Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Putri Cempo, Surakarta, kian meluas hingga mengandaskan lahan seluas 17 hektare sejak awal kejadian pada Rabu, 2 September 2026.

Demi memancangkan percepatan penanganan bencana lingkungan ini, Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Surakarta melayangkan permohonan resmi Bantuan Kendali Operasi (Bantuan Kendali Operasi/ BKO) kepada Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

BACA JUGA  Cuaca Ekstrem di Pantura, Pohon Rimbun Ditebang

Merespons permohonan darurat tersebut, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Jawa Tengah Tri Harso Widiarahmanto menerbitkan surat instruksi koordinasi BKO bernomor 300.1.8/6065/2026.

Bacaan Lainnya

Menindaklanjuti arahan Pemprov Jateng, Dinas Damkar Kota Semarang bergerak cepat mengirimkan gabungan regu BKO.

Operasi penanggulangan dari Kota Semarang dijadwalkan berlangsung selama tiga hari berturut-turut, terhitung sejak Jumat, 4 September 2026 hingga Minggu, 6 September 2026.

BACA JUGA  ASN Diminta Jaga Kesehatan Mental dan “Work Life Balance”

“Dalam misi darurat ini, Dinas Damkar Kota Semarang mengerahkan 13 personel operasional yang terdiri dari 10 regu pemadam, Kepala Bidang Operasional (Kabid Ops), Kepala Seksi Operasional (Kasi Ops), serta Kepala Seksi Penyelamatan (Rescue),” terang Kabid Operasional dan Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang dijabat oleh Tantri Pradono.

Pasukan tersebut diperkuat satu unit truk pemadam kapasitas 10.000 liter dengan spesifikasi high pressure (tekanan tinggi).

Sinergi pemadaman lintas wilayah ini diharapkan dapat memadamkan seluruh titik api tersembunyi di TPA Putri Cempo secara efektif dan menekan bahaya polusi udara di Surakarta maupun sekitarnya.

BACA JUGA  Diduga Korsleting Listrik, Kebakaran Merembet ke Rumah Tetangga

Pos terkait