Kabar Menag Nasaruddin Umar Mundur Ternyata Hoaks

Menteri Agama Nasaruddin Umar (foto: Kemenag)
Menteri Agama Nasaruddin Umar (foto: Kemenag)
  • Kementerian Agama menyatakan rumor pengunduran diri Menag Nasaruddin Umar adalah hoaks
  • Kemenag membantah klaim adanya surat pengunduran diri yang telah dikirimkan dan direstui pihak Istana
  • Kepala Biro Humas Kemenag Thobib Al Asyhar menegaskan bahwa kabar burung tersebut berasal dari sumber yang tidak jelas dan tidak berdasar

MATASEMARANG.COM – Kementerian Agama (Kemenag) membantah keras kabar yang menyebutkan bahwa Menteri Agama Nasaruddin Umar telah mengundurkan diri dari jabatannya di Kabinet.

Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik Kemenag Thobib Al Asyhar memastikan bahwa isu yang belakangan beredar di masyarakat dan media sosial tersebut merupakan informasi bohong atau hoaks.

BACA JUGA  KPK Minta Menteri Agama Jelaskan Penggunaan Pesawat Pribadi Ketum Hanura

“Itu hoaks. Tidak benar Prof. Nasaruddin Umar mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Menteri Agama,” tegas Thobib dikutip Selasa 1 September 2026.

Bacaan Lainnya

Isu pengunduran diri tersebut mulai mencuat setelah salah satu media online mempublikasikan artikel yang mengutip sumber anonim dari internal pemerintahan.

BACA JUGA  Menag: Madrasah dan Pesantren Jadi Solusi Nasional Anak Tidak Sekolah

Dalam narasi menyesatkan itu, seolah-olah Menag telah mengirimkan surat resmi ke Istana dan disetujui oleh Presiden.

Thobib Al Asyhar menegaskan bahwa Menteri Agama Nasaruddin Umar tidak pernah mengeluarkan pernyataan atau mengambil langkah seperti yang diberitakan.

Ia juga menyayangkan narasi pemberitaan yang dibangun berdasarkan klaim sumber anonim tanpa verifikasi faktual.

“Pak Menag tidak pernah menyampaikan hal tersebut. Sumber informasi yang dikutip tidak jelas,” katanya.

Pihak Kemenag meminta masyarakat dan media massa untuk lebih bijak serta melakukan verifikasi sebelum menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya.

BACA JUGA  Efek Super El Nino 2026, Panen Garam Melimpah

Pos terkait