- DPRD Kota Semarang soroti beberapa JPO terbengkalai dan mengancam nyawa warga
- Dewan minta Pemkot menganggarkan perbaikan JPO pada APBD Perubahan yang saat ini sedang dalam pembahsan di DPRD
MATASEMARANG.COM – Kondisi sejumlah jembatan penyeberangan orang (JPO) di Kota Semarang yang rusak dan tak terawat mendapat sorotan tajam dari DPRD Kota Semarang.
Kritik ini mencuat seiring maraknya keluhan warga terkait fasilitas JPO yang lapuk dan membahayakan, termasuk yang sempat viral di kawasan Srondol dan Pasar Bulu.
Anggota Komisi C DPRD Kota Semarang Agus Riyanto Slamet menilai ada ketimpangan prioritas dalam pembangunan fasilitas publik di Kota Semarang.
Pemkot dinilai lebih gencar membangun taman baru yang belum menjadi kebutuhan utama, sementara sarana keselamatan krusial seperti JPO justru terabaikan.
“Kita sangat prihatin dengan kondisi yang ada. Di satu sisi giat membangun taman yang belum terlalu dibutuhkan, tetapi di sisi lain banyak JPO dibiarkan rusak,” kata Agus, Jumat, 28 Agustus 2026.
Menurut Agus, JPO bukan sekadar pelengkap estetika kota, melainkan sarana penting yang menyangkut keselamatan nyawa warga.
Kondisi lantai yang keropos, atap jebol, hingga rangka besi berkarat berpotensi menimbulkan kecelakaan fatal jika terus dibiarkan.
“Pemkot harus segera mendata dan memperbaiki JPO yang rusak agar aman dilalui. Jangan menunggu ada korban jiwa baru bertindak,” tegasnya.
Agus mendorong Pemkot Semarang memanfaatkan momentum pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) untuk mengalokasikan pos perbaikan fasilitas tersebut tanpa harus menunggu tahun anggaran berikutnya.
“Mumpung saat ini masuk pembahasan anggaran perubahan, kegiatan perbaikan JPO harus segera dimasukkan agar terealisasi di akhir tahun,” ujarnya.


















