MATASEMARANG.COM – Langkah perbaikan dan pembenahan moda transportasi publik di Kota Semarang terus bergulir secara agresif.
Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Trans Semarang bersama Dinas Perhubungan Kota Semarang tidak hanya berfokus pada modernisasi teknologi dan infrastruktur, tetapi juga menyasar aspek krusial lainnya; kelayakan armada, peningkatan kompetensi pengemudi, hingga apresiasi kepada pelanggan.
Pendekatan menyeluruh ini dilakukan demi menciptakan layanan angkutan masal yang aman, nyaman, andal, serta makin dekat dengan masyarakat.
Perketat Pengawasan Kelayakan Armada Melalui Ram Check

Sebagai langkah preventif menjamin keselamatan penumpang dan pengguna jalan, BLUD Trans Semarang memperketat pengawasan teknis melalui inspeksi keselamatan (ram check).
Salah satu inspeksi digelar di Pool Koridor I Terminal Mangkang pada Selasa, 4 Agustus 2026 malam, seusai jam operasional agar tidak mengganggu mobilitas warga.
Dalam pengecekan tersebut, petugas memeriksa 11 unit armada Koridor I (Mangkang–Penggaron). Pemeriksaan mencakup kelengkapan administrasi, vitalitas mesin seperti sistem rem dan tekanan angin ban, hingga alat keselamatan kabin (APAR, palu pemecah kaca, dan sabuk pengaman).
Kepala BLUD Trans Semarang Haris Setyo Yunanto menegaskan bahwa bus yang tidak memenuhi standar wajib diperbaiki oleh pihak ketiga dan dilarang mengaspal hingga dinyatakan layak.
Langkah ini juga menjadi jembatan transisi mengingat armada Koridor I yang berumur akan segera diganti unit baru pada September hingga Oktober 2026.
Peningkatan Kualitas SDM: Pembekalan Sertifikasi Pramudi di PKTJ Tegal

Selain kelaikan fisik kendaraan, aspek kompetensi sumber daya manusia (SDM) menjadi fokus utama perbaikan. Sebanyak 38 pengemudi Koridor I dari operator PT Sembilan Sembilan Cahaya mengikuti Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Sertifikasi Pengemudi di Kampus 1 Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan (PKTJ) Tegal secara bertahap sejak 21 Agustus 2026.

















