- 64 PKL lingkar luar Simpang lima akan dipindahkan sementara di depan bekas E-Plaza
- PKL ini akan pindah paling lambat 5 September
MATASEMARANG.COM – Penataan kawasan pusat Kota Semarang terus digenjot. Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Semarang memastikan puluhan pedagang kaki lima (PKL) kuliner yang biasa beroperasi di lingkar luar Simpang Lima akan segera menempati sentra kuliner terpusat di depan bekas E-Plaza.
Kepala Dinas Perdagangan Kota Semarang Aniceto Magno Da Silva mengatakan bahwa proses pembangunan lapak terpusat di depan bekas E-Plaza telah memasuki tahap akhir perapian dan siap difungsikan.
“Untuk PKL kuliner di lingkar luar Simpang Lima nanti semua akan tersentral di kawasan bekas E-Plaza. Saat ini sedang pengerjaan tahap akhir, tinggal penyelesaian instalasi listrik dan PDAM,” ujar Aniceto, Jumat 28 Agustus 2026.
Sebanyak 64 PKL kuliner yang selama ini berjualan menyebar di pinggir jalan lingkar luar dijadwalkan mulai pindah dan menempati lokasi baru tersebut paling lambat pada 5 September.
Kepindahan puluhan pedagang ini ditargetkan rampung tepat sebelum pembukaan MTQ.
Aniceto memberikan apresiasi tinggi atas kooperatifnya para pelaku usaha dalam mendukung penataan kota ini. Menurutnya, para pedagang siap memindahkan lapak secara mandiri.
“Luar biasa, kita sangat di-support oleh para pedagang. Mereka berkomitmen untuk pindah dan mengatur penempatan sendiri yang penting Kota Semarang ini tetap aman, tertib, dan kondusif,” jelasnya.
Sementara itu, untuk penataan lapak non-kuliner seperti pedagang aksesoris di kawasan depan bekas Matahari (Jalan Ahmad Yani), sebagian besar pedagang memilih untuk meliburkan diri sementara hingga ajang keagamaan selesai.


















