- Bayi N (5 bulan), salah satu korban luka bakar berat musibah kebakaran Srondol Wetan, dinyatakan meninggal dunia
- Kebakaran terjadi pada Kamis 27 Agustus 2026 siang diawali suara ledakan dan membakar bangunan seluas 90 meter persegi
MATASEAMARANG.COM – Kabar duka menyelimuti penanganan musibah kebakaran yang menghanguskan sebuah rumah di Jalan Cendana Timur No. 8, Kelurahan Srondol Wetan, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang.
N, bayi berusia lima bulan yang sempat mengalami luka bakar berat dalam insiden tersebut, dilaporkan meninggal dunia setelah mendapatkan perawatan medis.
Menanggapi duka mendalam yang dialami keluarga korban, Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti melayat langsung ke rumah duka di Jalan Meranti Barat I, Kelurahan Srondol Wetan, Kecamatan Banyumanik, pada Jumat 28 Agustus 2026.
Kedatangan Wali Kota beserta jajaran Pemerintah Kota Semarang bertujuan untuk menyampaikan belasungkawa mendalam serta memberikan bantuan dan dukungan moral secara langsung kepada pihak keluarga.
Sebelumnya, peristiwa kebakaran dahsyat terjadi pada Kamis 27 Agustus 2026 siang sekira pukul 11.30 WIB. Kobaran api dipicu oleh suara ledakan keras dari dalam rumah yang dengan cepat membakar area seluas 90 meter persegi.
Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang menerjunkan 28 personel beserta 5 unit armada pemadam ke lokasi. Meski sempat terkendala akses jalan yang sempit, api berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 12.20 WIB.
Musibah tersebut mengakibatkan tiga penghuni rumah dilarikan ke RS Hermina Banyumanik akibat luka bakar.
Selain korban bayi N, balita A yang berusia 4 tahun juga akhirnya meninggal dunia setelah sebelumnya sempat dilarikan ke rumah sakit bersama Nurjannah (50) selaku Asisten Rumah Tangga (ART) di rumah tersebut.


















