Dewan: Proyek Drainase dan Event MTQ di Simpang Lima Tidak Sinkron

  • Komisi C DPRD Kota Semarang soroti kurang sinkronnya perencanaan pelaksaan proyek drainase Simpang Lima dengan jadwal MTQ Nasional yang berpusat di Semarang
  • Dewan berikan lima catatan penting untuk Pemkot Semarang dalam penanganan pengerjaan fisik di Simpang Lima dengan jadwal MTQ

MATASEMARANG.COM – Komisi C DPRD Kota Semarang menyoroti kurang sinkronnya perencanaan antara pelaksanaan proyek pembangunan fisik di kawasan Simpang Lima dengan jadwal penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional.

Anggota Komisi C DPRD Kota Semarang Dini Inayati menjelaskan bahwa proyek perbaikan drainase serta penataan taman di sekeliling kawasan Simpang Lima merupakan agenda vital Pemkot Semarang yang sudah disepakati bersama DPRD sejak pembahasan APBD di tahun 2025 untuk dieksekusi pada tahun anggaran 2026.

BACA JUGA  Dewan Dorong Pengembangan Potensi Wisata Pantai di Semarang

“Proyek drainase dan penataan taman di Simpang Lima ini sudah dianggarkan sejak 2025 untuk dilaksanakan tahun 2026. Ini proyek vital penanganan banjir sekaligus pembenahan wajah Kota Semarang, jadi memang tidak bisa ditunda dan harus tetap dilaksanakan,” kata Dini ditemui di DPRD Kota Semarang, Senin 31 Agustus 2026.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA  THR Bermasalah? Pekerja Bisa Lapor ke Fraksi PDIP DPRD Kota Semarang

Meski demikian, Dini menilai adanya benturan jadwal dengan agenda MTQ yang dipusatkan di lokasi yang sama pada 12 September 2026 menunjukkan kurangnya sinkronisasi perencanaan antar-instansi. 

Karena Kota Semarang telah terlanjur menyanggupi menjadi tuan rumah, Pemkot diminta melakukan antisipasi cepat agar pengerjaan fisik tidak mengganggu jalannya ajang keagamaan tersebut.

Guna menyiasati pengerjaan konstruksi yang masih berlangsung di area utama kegiatan MTQ, Dini menjabarkan lima poin krusial yang wajib diperhatikan dan dieksekusi oleh Pemkot Semarang beserta dinas-dinas teknis terkait.

BACA JUGA  Pemilik Karaoke Mansion KTV Segera Diadili

Dini mengatakan pengerjaan proyek di sekitar lokasi acara harus dirapikan sedemikian rupa agar visual ikon kota tetap terjaga. 

Pos terkait