- Penyerapan dana BOP Rp25 juta/RT di Semarang tahun 2026 capai 95 persen dari total 10.622 RT
- Beberapa RT yang tidak mengajukan pencairan BOP biasanya adalah kawasan pemukiman elit yang telah memiliki banyak kas internal atau RT yang berada di kawasan bisnis
MATASEMARANG.COM – Penyerapan Bantuan Operasional Penyelenggaraan (BOP) RT sebesar Rp25 juta per RT di Kota Semarang mencatatkan kinerja positif. Pemerintah Kota Semarang mencatat serapan dana bantuan tersebut telah menembus angka lebih dari 95 persen hingga bulan Agustus 2026.
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Semarang Pranyoto menjelaskan bahwa dari total 10.622 RT yang ada di Kota Semarang, sebanyak 10.127 RT telah resmi mengajukan pencairan dana.
“Dari total 10.622 RT, yang sudah mengajukan pencairan mencapai 10.127 RT. Jika dihitung persentasenya, itu sudah menembus lebih dari 95 persen. Ini menunjukkan angka capaian kinerja yang sangat baik,” kata Pranyoto di Balai Kota Semarang, Jumat 14 Agustus 2026.
Pranyoto mengatakan, dari segi realisasi finansial, Pemkot Semarang telah menyiapkan alokasi anggaran melalui APBD sebesar Rp270 miliar untuk program BOP RT tahun ini. Dari total plafon tersebut, dana yang telah dicairkan dan mengalir ke masyarakat telah mencapai Rp257,46 miliar.
“Total nominal yang sudah diajukan dan dicairkan hingga saat ini mencapai Rp257,46 miliar (tepatnya Rp257.462.000.000). Nilai realisasi ini menunjukkan kenaikan dan serapan yang tinggi dibanding alokasi Rp270 miliar yang disiapkan di APBD,” sebutnya.
Dirinya menambahkan, tingginya angka penyerapan ini merupakan buah dari keaktifan jajaran pemerintah wilayah di tingkat kecamatan hingga kelurahan dalam melakukan pendampingan kepada pengurus RT.
“Capaian ini tentu berkat sosialisasi intensif dan kerja keras dari para Camat serta Lurah yang terus mengawal proses pengajuan di lingkungan warga,” ujarnya.

















