- Sambut HUT Ke-81, KA Merbabu gunakan livery vintage berwarna hijau-kuning. Konsep klasik justru dipilih untuk membawa pesan filosofis mengenai rekam jejak panjang pengabdian perkeretaapian di Tanah Air
MATASEMARANG.COM – Di tengah masifnya tren modernisasi moda transportasi publik, PT KAI Daerah Operasi (Daop) 4 Semarang justru memilih membalut rangkaian KA Merbabu relasi Semarang Tawang–Gambir dengan livery vintage berwarna hijau-kuning. Langkah unik ini diambil bukan tanpa alasan.
Executive Vice President PT KAI Daop 4 Semarang Mohamad Arie Fathurrochman mengungkapkan, pihaknya sengaja tidak memilih desain gaya futuristik untuk merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kereta Api.
Konsep klasik justru dipilih untuk membawa pesan filosofis mengenai rekam jejak panjang pengabdian perkeretaapian di tanah air.
“Kenapa tidak memilih yang futuristik? Seperti yang disampaikan, ini mengingatkan kita bahwa pelayanan kereta api di Indonesia sudah sangat panjang. Livery hijau-kuning ini adalah corak yang paling lama digunakan, dari masa DKA (Djawatan Kereta Api) hingga PJKA (Perusahaan Jawatan Kereta Api),” kata Arie di Stasiun Semarang Tawang, Senin, 28 September 2026.
Lebih lanjut Arie menjelaskan, sejarah warna khas hijau-kuning pada armada kereta api pertama kali hadir sekitar tahun 1953. Momen historis tersebut berbarengan dengan hadirnya lokomotif legendaris CC 200 di Indonesia yang kala itu dipersiapkan untuk menyambut gelaran Konferensi Asia Afrika (KAA) di Bandung.
Penggunaan kembali corak bersejarah ini diharapkan dapat membangkitkan ingatan kolektif masyarakat sekaligus membakar semangat seluruh insan KAI dalam mengabdi.
“Ini menjadi pengingat buat kita semua bahwa kereta api sudah melayani masyarakat Indonesia begitu lama. Kami pun bertekad supaya ke depan KAI akan terus bergerak sepanjang masa untuk melayani masyarakat,” terangnya.


















