- Rumah dan tempat usaha Ayam Geprek Pandawa di Wonolopo, Mijen, Semarang terbakar pada Jumat 14 Agustus 2026 sore
- Diduga dipicu korsleting listrik dari kamar belakang, api menghanguskan bangunan seluas 400 m² dengan total kerugian ±Rp200 juta
- Empat unit armada Damkar dikerahkan dan berhasil memadamkan api sepenuhnya pukul 17.30 WIB tanpa ada korban jiwa
MATASEMARANG.COM – Kebakaran menghanguskan sebuah rumah hunian yang sekaligus dijadikan tempat usaha kuliner Ayam Geprek Pandawa di Jalan Kuripan, RT 01/RW 01, Kelurahan Wonolopo, Kecamatan Mijen, Kota Semarang, Jumat 14 Agustus 2026 sore.
Laporan peristiwa tersebut pertama kali diterima oleh petugas komunikasi Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Semarang pada pukul 15.15 WIB.
Kepala Bidang Operasional dan Penyelamatan Dinas Damkar Kota Semarang Tantri Pradono membenarkan adanya laporan tersebut kemudian pihaknya segera mengerahkan personil lintas pos.
“Laporan masuk pukul 15.15 WIB dan langsung ditindaklanjuti oleh petugas piket. Sebanyak empat unit armada dikerahkan ke lokasi untuk penanganan cepat. Pasokan air didukung penuh dari titik sumber PDAM Kelud,” terang Tantri Pradono.
Sebanyak 20 personel gabungan dari Pos Induk, Pos Gunungpati, dan Pos Ngaliyan diterjunkan ke lokasi bersama empat armada pemadam (Armada 32, 34, 36, dan 29).
Api Muncul dari Kamar Belakang
Berdasarkan keterangan pemilik dan saksi mata, kobaran api pertama kali terdeteksi dari kamar tidur di bagian belakang bangunan utama. Diduga kuat, korsleting listrik menjadi pemicu utama munculnya percikan api.
Saat kejadian berlangsung, pemilik rumah tidak menyadari kemunculan api karena sedang sibuk melayani pembeli di bagian depan tempat usaha.
Keberadaan api baru diketahui setelah tetangga sekitar melihat asap tebal membumbung tinggi dari atap belakang.
Warga setempat sempat bergotong-royong melakukan pemadaman secara mandiri memakai peralatan seadanya.

















