Lahan 7 Hektare di Tembalang Terbakar, Satu Unit Campervan Hangus

Kebakaran lahan semak belukar di kawasan Gunung Santri Tembalang Semarang (foto: Polsek Tembalang)
Kebakaran lahan semak belukar di kawasan Gunung Santri Tembalang Semarang (foto: Polsek Tembalang)
  • Kebakaran semak belukar melahap lahan seluas 7 hektare di Tembalang, Semarang
  • Satu unit mobil campervan yang terparkir di kawasan Gunung Santri ikut terbakar pada bagian kabin
  • Api berhasil dipadamkan total oleh 2 unit mobil damkar dibantu polisi dan warga sekitar pukul 13.00 WIB tanpa korban jiwa

MATASEMARANG.COM – Kebakaran lahan belukar melanda kawasan pemukiman di wilayah Kelurahan Kedungmundu dan Kelurahan Sendangmulyo, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang, pada Senin, 14 September 2026.

Peristiwa yang bermula sekitar pukul 10.00 WIB tersebut menghanguskan area lahan kosong seluas kurang lebih 7 hektare.

BACA JUGA  Capaian Mentereng Dinas Damkar Kota Semarang, Layak Diganjar Tambahan Anggaran?

Tak hanya itu, amukan si jago merah juga menyambar bagian kabin satu unit mobil campervan yang sedang terparkir di kawasan Gunung Santri, RT 02/RW 12, Ketileng.

Bacaan Lainnya

Peristiwa bermula saat warga setempat melihat kemunculan kobaran api dari area lahan kosong di sisi timur Balai RT 12.

BACA JUGA  Polisi Tangkap Para Penjarah Rumah Uya Kuya

Kondisi tanaman alang-alang serta semak belukar yang mongering akibat musim kemarau, ditambah hembusan angin kencang, membuat kobaran api cepat membesar dan merambat ke arah selatan menuju kawasan Gunung Santri.

Melihat kondisi darurat tersebut, warga langsung menghubungi Polsek Tembalang serta Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang.

Petugas piket kepolisian dipimpin Pawas Iptu Dody Riyadi bersama Bhabinkamtibmas tiba di lokasi kejadian sekitar pukul 10.20 WIB dan langsung memimpin upaya pemadaman awal bersama masyarakat menggunakan peralatan seadanya.

BACA JUGA  Wali Kota Semarang: Dana Operasional RT Bukan untuk Pribadi Pengurus

Dua Unit Damkar Diterjunkan

Dua unit armada pemadam kebakaran tiba di lokasi sekitar pukul 10.30 WIB untuk melakukan penanganan secara intensif.

Setelah berjibaku melokalisasi kobaran api selama hampir dua setengah jam, petugas akhirnya berhasil memadamkan seluruh titik api pada pukul 13.00 WIB.

Pihak kepolisian memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam musibah ini. Mengenai penyebab pasti munculnya titik api awal, Polsek Tembalang masih melakukan proses penyelidikan lebih lanjut.

Pos terkait