Wali Kota Semarang Tunjuk Arnaz Andrarasmara Jadi Dirut PT BPS

Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng resmi melantik Arnaz Agung Andrarasmara sebagai Direktur Utama BPS
Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng resmi melantik Arnaz Agung Andrarasmara sebagai Direktur Utama BPS
  • Wali Kota Semarang tunjuk mantan Ketua KONI Kota Semarang Arnaz Agung Andrarasmara jadi Direktur Utama BUMD PT BPS
  • Arnaz diminta membuat PT BPS bisa berkontribusi optimal terhadap PAD Kota Semarang

MATASEMARANG.COM — Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang mengambil langkah tegas untuk merevitalisasi kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Bhumi Pandanaran Sejahtera (BPS). 

Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng resmi melantik Arnaz Agung Andrarasmara sebagai Direktur Utama BPS yang baru di Balai Kota Semarang.

BACA JUGA  Cuaca Semarang Selasa 4 November 2025: Hujan Ringan Sore Hari, Waspadai Petir di Beberapa Wilayah

Pelantikan ini menjadi sinyal kuat komitmen Pemkot Semarang untuk membenahi manajemen BPS yang dinilai belum memberikan kontribusi optimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) maupun peningkatan pelayanan publik.

Bacaan Lainnya

Agustina mengungkapkan bahwa BPS sebenarnya memiliki portofolio bisnis yang sangat besar dan menjanjikan. Namun, kelemahan dalam perencanaan dan tata kelola membuat potensi tersebut tidak tergarap maksimal dalam beberapa tahun terakhir.

BACA JUGA  “Belanja Masalah” di Mangkang, Wali Kota Bakal Intervensi Sektor Kesehatan hingga Hunian

“Harapannya BPS ini bisa lebih berguna dan bermanfaat bagi masyarakat Kota Semarang, termasuk dari sisi pendapatan daerah. BPS punya potensi bisnis yang cukup besar, tetapi memang membutuhkan perencanaan dan pengelolaan yang jauh lebih baik,” kata Agustina.

Agustina membeberkan pertimbangan utama di balik penunjukan Arnaz Agung Andrarasmara untuk memimpin BUMD tersebut. Menurutnya, Arnaz berhasil menyusun formulasi dan rancangan strategi bisnis yang realistis untuk menyelamatkan sekaligus mengoptimalkan lini bisnis BPS.

“Yang dipilih sebagai direktur baru ini karena berhasil membangun upaya perencanaan supaya ini menjadi bisnis yang bagus dan produktif,” tegas Agustina.

BACA JUGA  Jika Jadwal Berbenturan, Suporter PSIS Minta Java United Cari Stadion Lain

Pemkot Semarang menargetkan direksi baru untuk segera mengevaluasi dan menggerakkan seluruh lini usaha BPS yang mencakup pengelolaan Rumah Pemotongan Hewan (RPH), penyediaan infrastruktur dan telekomunikasi, jasa percetakan, hingga perdagangan umum serta pengadaan komoditas komputer dan mebel.

Pos terkait