Jadi Dirut PT BPS, Arnaz Siapkan Investigasi Internal dan Bidik Aset Mangkrak

Arnaz Agung Andrarasmara dilantik sebagai Direktur Utama BUMD PT Bhumi Pandanaran Sejahtera (BPS) Kota Semarang
Arnaz Agung Andrarasmara dilantik sebagai Direktur Utama BUMD PT Bhumi Pandanaran Sejahtera (BPS) Kota Semarang
  • Dirut BPS baru Arnaz Agung Andrarasmara siapkan strategi kelola BUMD PT BPS
  • Dia menilai PT BPS memiliki potensi besar jika dikelola dengan baik

MATASEMARANG.COM – Langkah cepat langsung disiapkan oleh Arnaz Agung Andrarasmara usai resmi dilantik sebagai Direktur Utama BUMD PT Bhumi Pandanaran Sejahtera (BPS) Kota Semarang oleh Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng.

Arnaz menegaskan akan segera melakukan pemetaan potensi serta menggelar investigasi internal demi membenahi kinerja BPS yang dinilai belum maksimal.

BACA JUGA  Y.B. Mangunwijaya Resmi Jadi Nama Jalan di Kota Semarang

Investigasi dan pemetaan internal ini dinilai krusial untuk mengurai akar persoalan yang selama ini menghambat BPS dalam memberikan kontribusi signifikan terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Bacaan Lainnya

“Langkah awal yang akan kami lakukan adalah memetakan seluruh potensi BPS. Kami juga akan melakukan investigasi internal serta membangun komunikasi dengan berbagai pihak untuk mengetahui persoalan dan peluang pengembangannya secara menyeluruh,” tegas Arnaz, Selasa, 15 September 2026.

BACA JUGA  Semarang Jadi Kota Terbaik se-Indonesia dalam Kelola Kerukunan Umat Beragama

Arnaz menjelaskan, BPS memiliki dualisme peran yang sangat strategis. Di satu sisi, BPS menjalankan fungsi pelayanan publik kepada masyarakat Kota Semarang.

Namun di sisi lain, BPS merupakan BUMD yang dituntut untuk bertindak secara profesional layaknya entitas bisnis komersial demi meraih profit.

Salah satu fokus utama pengerjaan manajemen baru adalah mengintervensi dan memproduktifkan aset-aset milik Pemerintah Kota Semarang yang selama ini belum tergarap atau terbengkalai.

“Potensinya sangat luar biasa. Tinggal bagaimana kita mengelolanya secara profesional. Niatnya bagaimana bisnis ini bisa memberikan kontribusi buat pendapatan asli daerah, yang kedua juga bisa bermanfaat bagi masyarakat,” jelas Arnaz.

Pos terkait