- Jelang MTQ Nasional, Dinkes Kota Semarang pastikan catering, hotel dan restoran penyedia konsumsi dan penginapan para kafilah sudah dilengkapi SLHS
- Dinkes siagakan 40 Puskesmas dan 40 Rumah Sakit sebagai rujukan bagi para kafilah yang membutuhkan pelayanan medis
MATASEMARANG.COM — Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Semarang menerapkan pengawasan ketat terhadap seluruh penyedia konsumsi dan fasilitas penginapan menjelang gelaran Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Nasional.
Pihak Dinkes mewajibkan seluruh hotel, penginapan, hingga katering yang melayani para kafilah untuk memiliki Sertifikat Layak Higienis Sanitasi (SLHS).
Kepala Dinkes Kota Semarang M. Abdul Hakam menegaskan bahwa langkah antisipasi di tingkat pra-acara ini menjadi hal mutlak guna mencegah potensi timbulnya kasus keracunan pangan yang dapat mengganggu jalannya ajang nasional tersebut.
“Kami dari Dinas Kesehatan melakukan pre-event dengan memastikan hotel dan katering yang dipakai harus terbit SLHS-nya. Kita tidak mau ada kejadian keracunan. Tempat menginap dan penyedia makanan peserta semuanya kita pastikan kelayakan sanitasinya,” tegas Hakam, Rabu, 9 September 2026.
Selain memperketat higienitas pangan, Dinkes Kota Semarang mengerahkan seluruh potensi fasilitas kesehatan di wilayahnya.
Sebanyak 40 Puskesmas dan 40 Rumah Sakit se-Kota Semarang disiagakan penuh sebagai tim penyokong pelayanan medis dan rujukan.
Hakam menjelaskan, pemetaan rumah sakit rujukan telah dirancang untuk mengantisipasi jika ada peserta atau pendamping yang mendadak mengalami kelelahan akibat padatnya jadwal perlombaan. Tim medis juga diterjunkan secara berkala untuk menyisir penginapan para peserta.
“Kita sudah petakan rumah sakit rujukannya jika ada yang kelelahan. Kawan-kawan faskes juga akan keliling berkala ke tempat penginapan untuk mengecek kondisi kesehatan peserta. Harapan kita seluruh kafilah tetap sehat walafiat. Sebagai tuan rumah, kita wajib memberikan fasilitas kesehatan terbaik,” jelasnya.


















