Gudang Peralatan Pertukangan di Kaligawe Terbakar

48 personel dari Dinas Damkar Kota Semarang memadamkan api yang melahap gudang peralatan pertukangan di Genuk, Kamis 24 September 2026 (foto: Dinas Damkar Kota Semarang)
48 personel dari Dinas Damkar Kota Semarang memadamkan api yang melahap gudang peralatan pertukangan di Genuk, Kamis 24 September 2026 (foto: Dinas Damkar Kota Semarang)
  • Kebakaran melanda gudang penyimpanan di Kecamatan Genuk Kota Semarang
  • Pemadaman berlangsung selama 8 jam dan dipastikan tidak ada korban jiwa

MATASEMARANG.COM – Musibah kebakaran melanda sebuah gudang penyimpanan peralatan pertukangan milik PT RMS yang berlokasi di Jalan Kaligawe Raya No. 225, Kecamatan Genuk, Kota Semarang, pada Kamis, 24 September 2026.

Peristiwa amukan si jago merah yang menghanguskan area gudang seluas kurang lebih 650 meter persegi tersebut pertama kali diketahui oleh karyawan sekitar pukul 08.00 WIB.

BACA JUGA  Polrestabes Semarang Dirikan Bengkel Lapangan Bantu Pengendara Terdampak Banjir di Genuk

Melihat kobaran api yang mendadak membesar di bagian belakang bangunan, saksi langsung mendatangi Pos Sektor Damkar Genuk untuk meminta pertolongan darurat, yang kemudian diteruskan ke Markas Komando (Mako) Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Semarang.

Bacaan Lainnya

Kerahkan 48 Personel, 8 Armada, dan Pasokan Air Gabungan

BACA JUGA  Kebakaran Pasar Kanjengan Semarang dan Catatan Kelam 10 Tahun ke Belakang

Menerima laporan darurat (kejadian 65), Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang bergerak cepat dengan response time hanya 10 menit tiba di lokasi kejadian.

Kabid Operasi dan Penyelamatan Dinas Kebakaran Kota Semarang Tantri Pradono menjelaskan bahwa mengingat material bangunan memuat peralatan pertukangan yang mudah terbakar, pihak Damkar menurunkan kekuatan penuh gabungan Pleton 4.

“Setelah menerima laporan pukul 08.00 WIB, tim bergerak cepat dengan respon time 10 menit menuju lokasi. Kami mengerahkan sebanyak 48 personel gabungan beserta 8 unit armada pemadam untuk melokalisir kobaran api agar tidak merambat ke bangunan sekitar,” kata Tantri Pradono.

BACA JUGA  Pasca-kebakaran Rusunawa Kudu, Listrik dan Air Belum Normal

Guna menunjang pemadaman yang masif, tim di lapangan mengerahkan armada nomor 31, 33, 35, 36, 37, 39, 41, 42, serta unit tim URC. Pasokan air diperoleh dari tandon hydrant lokasi, aliran kali depan gudang, serta bantuan pasokan tangki dari PDAM dan Disperkim Kota Semarang.

Pos terkait