Pemkot Semarang Turunkan Target APBD 2026, Tegaskan Tren PAD Tetap Naik

  • Pemkot Semarang turunkan target APBD 2026 dari Rp6,2 triliun menjadi Rp5,9 triliun pada pembahasan perubahan APBD 2026

MATASEMARANG.COM — Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang melakukan penyesuaian target pendapatan dalam Perubahan APBD 2026 dari yang semula dipatok sekitar Rp6,2 triliun menjadi Rp5,9 triliun. 

Langkah ini diambil guna menjaga keseimbangan dan kesehatan postur keuangan daerah di tengah proses rasionalisasi anggaran menjelang akhir tahun.

Sekretaris Daerah Kota Semarang Handi Priyanto menjelaskan bahwa koreksi target tersebut dilakukan secara rasional berbasis kajian terkini. Asumsi pendapatan yang ditetapkan pada murni APBD awal dinilai terlalu tinggi dan berpotensi sulit dieksekusi secara maksimal di lapangan.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA  Cuaca Semarang Jumat 14 November 2025: Hujan Ringan Guyur di Beberapa Wilayah

“Asumsi pendapatan yang ditetapkan yang lalu agak sedikit terlalu tinggi sehingga kecil kemungkinan bisa diraih. Termasuk opsi yang nilainya ditetapkan oleh provinsi juga ada koreksi. Maka kita menurunkan pendapatan sesuai dengan kajian terkini,” kata Handi di Balai Kota Semarang, Selasa, 22 September 2026.

Kendati target pada perubahan APBD diturunkan, Handi menegaskan bahwa realisasi keuangan daerah secara keseluruhan menunjukkan tren positif. 

Hingga saat ini, capaian pendapatan daerah sudah menyentuh angka 63 persen dan nominal totalnya dipastikan masih lebih tinggi dibanding capaian tahun lalu.

BACA JUGA  Pemkot Siapkan Pembenahan Trans Semarang, Pastikan Layanan Aman dan Nyaman

“Turun di perubahan ini bukan berarti lebih rendah dari 2025. Tetap lebih tinggi dari 2025. Jadi secara tren tetap naik,” tegasnya.

Guna mengejar sisa target penerimaan hingga akhir tahun, Pemkot Semarang menggenjot potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui pengoptimalan aset serta modernisasi sistem pemungutan retribusi. 

Pos terkait