MATASEMARANG.COM – Bank Jateng Syariah memperingati Milad ke-18 melalui pengajian akbar di Gedung MP Prof Amin Abdullah, UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta.
Acara ini dihadiri jajaran direksi, Dewan Pengawas Syariah, tokoh agama, pimpinan perguruan tinggi, pondok pesantren, serta mitra strategis.
Dalam rangkaian acara, Bank Jateng Syariah menandatangani kerja sama dengan PT Siesta dan sejumlah pesantren untuk mendukung pengembangan ekosistem ekonomi syariah, termasuk pembiayaan sanitasi pesantren.
Selain itu, perusahaan juga menyerahkan bantuan sosial kepada panti asuhan sebagai wujud komitmen sosial.
Direktur Bisnis Kelembagaan dan Unit Usaha Syariah PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah Mas Waris menyebut Milad ke-18 sebagai momentum refleksi perjalanan panjang Bank Jateng Syariah.
“Momentum Milad ke-18 ini menjadi saat yang tepat untuk bermuhasabah, merefleksikan perjalanan yang telah dilalui, sekaligus meneguhkan rasa syukur atas segala nikmat dan karunia Allah SWT,” ujarnya 27 Mei 2026.
Mas Waris menambahkan, Bank Jateng Syariah tidak hanya berorientasi pada bisnis, tetapi juga berkomitmen menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Kami percaya keberadaan Bank Jateng Syariah harus mampu menjadi bagian dari solusi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkeadilan dan berkelanjutan, khususnya di Jawa Tengah dan DIY,” tambahnya.
Direktur Utama PT Siesta, Ali Fahmi Perwira Negara, mengapresiasi sinergi yang dibangun. “Kerja sama ini diharapkan mampu memberikan manfaat lebih luas, khususnya dalam mendukung pengembangan sektor usaha berbasis syariah dan pemberdayaan masyarakat,” katanya.


















