Tol Solo-Yogya dan Yogya-Bawen Dibuka pada Lebaran 2026

Ruas tersebut diproyeksikan mampu mengalihkan arus kendaraan dari Semarang agar tidak terpusat di jalur nasional menuju Yogyakarta.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Aan Suhanan menilai keberadaan ruas tol fungsional tersebut memberikan alternatif perjalanan yang lebih lancar bagi pemudik.

“Dengan jalur ini, masyarakat yang menuju Magelang hingga masuk ke Yogyakarta dari sisi utara memiliki alternatif perjalanan tanpa persimpangan lampu lalu lintas, sehingga beban jalan nasional dapat berkurang,” ujar Aan.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA  Purbaya Minta "Penggoreng" Saham di BEI Ditangkap

Sementara itu, Korlantas Polri menyiapkan sejumlah skenario rekayasa lalu lintas untuk mengantisipasi lonjakan volume kendaraan selama periode mudik dan balik Lebaran 2026, termasuk penerapan “one way” dan “contraflow” di titik-titik rawan kepadatan.

Meski dibuka secara fungsional, pengguna jalan diimbau tetap waspada dengan mematuhi batas kecepatan maksimal 40-60 kilometer per jam, mengikuti rambu dan marka sementara yang tersedia, serta memastikan saldo uang elektronik mencukupi demi kelancaran perjalanan. [Ant]

Pos terkait