Torehan Bersejarah Dua Pereli Indonesia di Rally Dakar 2026

Rally Dakar
Pereli Indonesia Julian Johan (kanan) dan co drivernya, Mathieu Monplaisi (kiri) berfoto di depan mobil Toyota Land Cruiser yang akan dipakai berlaga di Rally Dakar 2026. ANTARA/HO/JULIAN JOHAN

Kehadiran Jeje dan Shammie di Rally Dakar 2026 juga menandai kembalinya Indonesia ke ajang ini setelah 15 tahun. Terakhir, pereli Indonesia tampil pada 2011 melalui Kasih Hanggoro, sementara jauh sebelumnya Tinton Soeprapto mengikuti Dakar pada 1990.

Kategori Dakar Classic ditujukan bagi mobil berusia minimal 20 tahun, namun menggunakan bivouac dan organisasi yang sama dengan kategori utama. Rutenya paralel, disesuaikan dengan kemampuan kendaraan bersejarah, tetapi tekanan fisik dan mentalnya tetap nyata dan berlapis.

BACA JUGA  Top, Pereli Indonesia Tempati Posisi Ke-5 Rally Dakar 2026

Di garis akhir Yanbu, tidak ada euforia berlebihan. Yang tersisa adalah tubuh lelah, pikiran yang masih tertinggal di gurun, dan satu kepastian bahwa Indonesia kini tercatat dalam daftar finis Rally Dakar.

Bacaan Lainnya

Bagi Jeje dan Shammie, hasil ini lebih dari sekadar peringkat, melainkan pembuktian bahwa keputusan untuk berangkat dengan segala keterbatasan bisa dituntaskan sampai akhir.

BACA JUGA  Rafinha Hengkang ke PSIS, PSIM Pensiunkan Nomor 91

“Jangan pernah lihat apa yang negara kasih ke kita. Tapi ada pembuktian yang kita berikan buat negara, minimal buat anak cucu kita, atau keluarga, atau orang-orang yang kita cintai,” kata Shammie. [Aditya Ramadhan/Ant]

Pos terkait