Unsoed Dorong Integrasi Keselamatan Pasien dalam Kurikulum Apoteker

25 Pimpinan Kampus Indonesia Ikuti Pelatihan Kepemimpinan Transformasional di Surabaya (foto: Humas Unsoed)
25 Pimpinan Kampus Indonesia Ikuti Pelatihan Kepemimpinan Transformasional di Surabaya (foto: Humas Unsoed)

MATASEMARANG.COM – Sebanyak 25 pimpinan perguruan tinggi dari berbagai wilayah Indonesia mengikuti pelatihan kepemimpinan transformasional DAAD DIES NMT LEAP 2026 di Surabaya, 30 Maret–2 April 2026.

Program ini digelar melalui kolaborasi Universitas Kristen Petra dan Universitas Surabaya (Ubaya) dengan dukungan hibah dari pemerintah Jerman.

Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Prof. Dr. Khairul Munadi, menekankan pentingnya kolaborasi lintas kampus.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA  Unsoed dan Chiba University Gelar Summer Course Ke-3

“Sinergi antarlembaga menjadi langkah penting dalam memperkuat pendidikan tinggi nasional,” ujarnya dalam pembukaan.

Sementara itu, Direktur DAAD Regional Office Jakarta, Dr. Guido Schnieders, menegaskan komitmen kerja sama akademik Jerman–Indonesia.

“Kerja sama akademik antara Jerman dan Indonesia perlu terus diperkuat melalui riset bersama, pertukaran mahasiswa, dan pengembangan kapasitas kelembagaan,” katanya.

Salah satu peserta Dr.rer.nat. apt. Harwoko, M.Sc. dari Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), menyampaikan rencana proyeknya.

“Melalui program ini, saya merencanakan proyek penguatan akreditasi kualitatif, khususnya integrasi keselamatan pasien dalam kurikulum pendidikan profesi apoteker,” jelasnya.

BACA JUGA  Mahasiswa UMP Belajar Ternak Modern di Experimental Farm Unsoed

Pelatihan berlangsung interaktif dengan metode peer learning, gallery walk, dan benchmarking teknologi e-learning berbasis AI di UK Petra serta pemanfaatan fasilitas laboratorium sentral Ubaya LIFe. Peserta juga memperoleh akses ke 100 sertifikasi IC3 Digital Literacy berstandar global untuk mendukung validasi kompetensi digital sumber daya manusia di kampus masing-masing.

Pos terkait