Menteri: Pembelajaran Tetap di Sekolah, Tidak Daring

MATASEMARANG.COM – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti menegaskan kegiatan belajar mengajar tetap berlangsung di sekolah setelah libur hari raya Idul Fitri 2026.

Ia mengatakan wacana penerapan kegiatan belajar mengajar secara hibrida (daring dan luring) dibatalkan karena mempertimbangkan aspek akademik dan penguatan pendidikan karakter para murid.

“Sesuai hasil rapat lintas kementerian pada 23 Maret, pembelajaran di sekolah dilaksanakan sebagaimana biasa dengan pertimbangan akademik dan penguatan pendidikan karakter,” kata Mendikdasmen Mu’ti saat dihubungi di Jakarta, Rabu.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA  KP2KKN dan Dewan Ingatkan Disdik, Ada Celah Kecurangan dalam SPMB

Pada kesempatan yang berbeda, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno mengatakan pembelajaran dapat dilaksanakan seperti biasa, yakni siswa dapat datang ke sekolah untuk proses pembelajaran.

“Pembelajaran siswa tetap berjalan seperti biasa,” kata Pratikno.

Ia menambahkan memang pernah ada diskusi tentang kemungkinan penggunaan metode hybrid yang mengkombinasikan luring dan daring.

Namun demikian, lanjutnya, mengingat pentingnya menjaga kualitas pendidikan siswa, maka pembelajaran daring bagi siswa tidak menjadi sebuah urgensi saat ini.

BACA JUGA  Dinas Pendidikan Daerah Ini Larang Siswa Menabung di Sekolah

“Sebagaimana prioritas luar biasa Bapak Presiden kepada sektor pendidikan, mulai dari revitalisasi sekolah, Sekolah Rakyat, dan Sekolah Unggul Garuda, maka kita harus mempercepat peningkatan kualitas pendidikan, baik yang berada di bawah Kemendikdasmen, Kemenag dan Kemendiktisainstek. Ini prioritas. Ini utama,” ujarnya.

Pos terkait