MATASEMARANG.COM – Unit Pandu Lingkungan Mahasiswa Pencinta Alam Universitas Jenderal Soedirman (UPL MPA Unsoed) kembali menggelar Pendidikan Dasar (Diksar) XLII sebagai agenda tahunan untuk regenerasi anggota.
Kegiatan ini bertujuan membentuk fisik, mental, serta karakter calon anggota agar siap berkiprah sebagai mahasiswa pecinta alam yang tangguh dan berintegritas.
Ketua Pendidikan Dasar XLII Choirul Anam menjelaskan bahwa pelaksanaan Diksar telah melalui proses panjang dan terstruktur, mulai dari open recruitment, stadium general, wawancara, pemberian materi ruang, praktik lapang tujuh divisi, tes kesehatan, hingga karantina.
“Pendidikan Dasar telah melalui proses yang cukup panjang, di mana kegiatan ini dibagi menjadi beberapa tahap, mulai dari rekrutmen hingga karantina peserta,” ujarnya.
Diksar XLII diikuti oleh 19 peserta, terdiri atas 13 laki-laki dan enam perempuan. Tema yang diangkat tahun ini adalah “Sekali Melangkah Jiwa Muda Taruhannya”, yang merefleksikan komitmen dan tanggung jawab calon anggota dalam menempuh proses pendidikan.
Rangkaian kegiatan telah dimulai sejak Juli 2025, dengan puncak berupa longmarch pada 19–25 Januari 2026, menempuh rute dari Purwokerto, Kabupaten Banyumas, hingga Kabupaten Cilacap.
Upacara pembukaan longmarch dilaksanakan di Halaman Kantor Pusat Administrasi Unsoed dan dibuka oleh Pembina UPL MPA Unsoed Prof. Dr. Hibnu Nugroho, S.H., M.Hum.
Ia menegaskan bahwa longmarch merupakan bagian penting dari kurikulum UPL MPA Unsoed yang dirancang untuk membentuk pribadi, watak, serta kedisiplinan anggota baru.


















