“Kurikulum yang berkaitan dengan longmarch ini merupakan proses pembentukan insan, pribadi, watak, serta kedisiplinan anggota-anggota baru yang nantinya akan mengikuti berbagai kegiatan,” ungkap Prof. Hibnu.
Dari sekitar 70 calon peserta yang mendaftar, hanya 19 orang yang dinyatakan lolos. Prof. Hibnu menyebut hal ini sebagai kebanggaan tersendiri.
“Diharapkan mereka menjadi Soedirman muda yang mampu mengikuti dinamika perkembangan, baik di dalam kampus, di luar kampus, maupun terhadap alam semesta,” tambahnya.
Ia berpesan agar seluruh peserta memanfaatkan kesempatan ini sebagai bekal pembentukan diri.
“Gunakan kesempatan ini untuk mengibarkan bendera-bendera Soedirman. Longmarch akan memberikan bekal kesamaptaan fisik, mental, serta keterampilan dalam menghadapi berbagai situasi,” pungkasnya.





















