Apabila dibandingkan dengan periode yang sama di tahun lalu dengan total penjualan 711.064 unit, total penjualan di tahun ini sejumlah 635.844 unit menunjukkan penurunan penjualan. Total penurunan pasar ini jika dipersentasekan mencapai 10,6 persen.
Pengamat Ekonomi Bank Permata Josua Pardede menilai kondisi penurunan penjualan mobil ini terjadi karena kondisi ekonomi masyarakat yang terbilang berat.
“Kami perkirakan memang overall cenderung masih cukup berat karena efek daya beli dan PPN,” tulisnya.
Meski demikian, ia menyakini kondisi pasar yang lesu ini bisa dikoreksi dan membaik di tahun depan. (Ant)


















