Pemerintah Bakal Atur Ekspansi Indomaret dan Alfamart di Desa karena Sudah Ada Kopdes

MATASEMARANG.COM – Penetrasi toko ritel berjaringan seperti Indomaret dan Alfamart sudah menembus perdesaan. Jumlahnya dari hari ke hari kedua minimarket itu bertambah banyak termasuk di perdesaan.

Menanggapi ekspansi tiada henti kedua dua raksasa peritel itu, Menteri Koperasi Ferry Juliantono menegaskan pemerintah tidak berencana menyetop ekspansi jaringan ritel modern seperti Alfamart dan Indomaret.

Akan tetapi pemerintah perlu melakukan pengaturan terhadap keberadaannya, terutama di wilayah perdesaan.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA  Indonesia Isyaratkan Batal Impor 105.000 Mobil Niaga dari India

Menurut Ferry, desa sebaiknya tidak didominasi oleh ritel modern karena sudah memiliki Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih.

“Iya sebaikny Alfamart dan Indomaret jangan ke desa karena sudah ada kopdes, biar uang itu berputar di desa, tidak ke pemilik saham yang di Jakarta,” katanya di Jakarta, Sabtu.

Pernyataan itu disampaikan Ferry merespons kabar yang menyebutkan bahwa pemerintah akan menghentikan ekspansi ritel modern seiring beroperasinya Kopdes Merah Putih.

“Perlu dievaluasi keberadaan ritel modern yang ada dengan perizinannya. Saya banyak mendengar dari kepala daerah bahwa mereka akan moratorium peraturan tentang keberadaan ritel modern seperti Indomaret dan Alfamart dan harus diatur kembali,” kata dia menambahkan.

BACA JUGA  Kerugian Akibat Demo Rp900 Miliar, Jatim Terbesar

Ferry menegaskan meski tanpa ritel modern, pemerintah menyiapkan strategi penguatan Kopdes Merah Putih yang ditargetkan tumbuh hingga puluhan ribu unit.

Kehadiran koperasi ini diyakini mampu membuka lapangan kerja bagi generasi muda milenial dan Gen Z, sekaligus menjadi wadah pemasaran produk lokal dan UMKM.

Pos terkait