MATASEMARANG.COM – Jawa Tengah mencatat capaian tertinggi nasional dalam pembangunan dan operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).
Hingga 16 Mei 2026, sebanyak 2.769 gedung koperasi telah selesai dibangun dan 6.271 koperasi atau sekitar 73 persen sudah beroperasi di berbagai desa dan kelurahan.
“Yang sudah terbangun di Jawa Tengah 2.769 koperasi dan akan terus bertambah sesuai perkembangan di lapangan. Sementara yang sudah operasional ada 6.271 koperasi,” kata Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, Sabtu 16 Mei 2026.
Dari total 1.061 KDKMP yang diresmikan Presiden, sebanyak 531 unit berada di Jawa Tengah. Pembangunan koperasi ini merupakan hasil percepatan melalui kolaborasi dengan Kodam IV/Diponegoro, tersebar di Korem 071/Wijayakusuma, Korem 072/Pamungkas, Korem 073/Makutarama, dan Korem 074/Warastratama.
Data SIMKOPDES mencatat Kabupaten Wonogiri menjadi daerah dengan pembangunan gedung terbanyak (186 gedung), disusul Boyolali (180 gedung) dan Klaten (174 gedung).
Luthfi menegaskan, tingginya angka operasional KDKMP di Jateng karena koperasi tidak harus menunggu gedung selesai sepenuhnya. Beberapa desa sudah menjalankan layanan dasar seperti pembayaran listrik, air, hingga transaksi keuangan sederhana.
“Konsep KDKMP adalah ekonomi kerakyatan berbasis desa. Dari rakyat, oleh rakyat, untuk rakyat. Potensi lokal harus jadi kekuatan utama,” tegasnya.
Sementara itu, Presiden Prabowo menyebut operasionalisasi 1.061 KDKMP sebagai tonggak penting pembangunan ekonomi desa nasional. Ia menargetkan pada Agustus 2026 pemerintah dapat meresmikan hingga 30 ribu koperasi di seluruh Indonesia.


















