658 Orang Keracunan MBG di Grobogan, 113 Dirawat di RS dan Puskesmas

MATASEMARANG.COM – Sebanyak 658 orang diduga keracunan setelah menyantap Makan Bergizi Gratis (MBG). Tercatat 113 penerima MBG dilarikan ke rumah sakit dan puskesmas terdekat.

Dinas Kesehatan Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah mencatat 113 orang tersebut dibawa ke fasyankes untuk mendapatkan penanganan medis lanjutan.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Grobogan Djatmiko di Grobogan, Senin, mengatakan rujukan terbanyak diterima RSUD Ki Ageng Getas Pendowo sebanyak 47 orang dan RSUD R Soedjati Purwodadi 29 orang.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA  Ratusan Orang Keracunan MBG di Grobogan, BGN Dilibatkan

Selain itu, sebanyak 12 orang dirujuk ke Puskesmas Karangrayung 1, tujuh orang ke Puskesmas Kedungjati, dan tiga orang ke Puskesmas Gubug 1.

Rujukan lainnya masing-masing ke RS Permata Bunda satu orang, Puskesmas Toroh 1 satu orang, Puskesmas Klambu enam orang, Puskesmas Grobogan satu orang, serta Puskesmas Godong lima orang.

“Tercatat pula dua pasien pulang atas permintaan sendiri dari RSUD Ki Ageng Getas Pendowo. Selain itu, dua pasien dari Puskesmas Toroh 1 dipindahkan ke RSUD Ki Ageng Getas Pendowo untuk penanganan lebih lanjut,” ujarnya.

BACA JUGA  15 Desa di Weleri Nikmati Jaringan Gas Rumah Tangga Gratis

Dinas Kesehatan Grobogan mencatat ratusan warga, mayoritas siswa sekolah dasar hingga santri pondok pesantren, diduga mengalami keracunan setelah mengonsumsi menu MBG yang dibagikan pada Jumat (9/1). Makanan tersebut disuplai oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kuwaron.

Korban tersebar di sejumlah sekolah dan satuan pendidikan, mulai dari PAUD, SD, SMP, hingga SMK yang berlokasi di Desa Ngroto, Penadaran, Glapan, dan Trisari.

“Total sementara ada 658 orang terdampak. Sebagian besar sudah ditangani, baik melalui rawat jalan maupun perawatan lanjutan,” ujarnya.

Pos terkait