“Hasil studi banding kami ke Surabaya, penggunaan air untuk pemadaman digratiskan karena itu bagian dari pelayanan masyarakat. Harapan kami, hal serupa bisa diterapkan di Semarang,” harapnya.
Sedangkan untuk saat ini, Damkar Kota Semarang masih harus mengeluarkan anggaran untuk penggunaan air PDAM dalam kegiatan pemadaman kebakaran. Menurutnya, hal ini kurang ideal mengingat damkar merupakan bagian dari pelayanan publik.
“Selama ini air untuk pemadaman masih bayar. Kami berharap ke depan, khusus untuk pemadaman kebakaran, bisa gratis seperti di Surabaya,” kata dia.


















