Pria yang akrab disapa Cak Imin itu menjelaskan surat tersebut berisi ajakan untuk evaluasi total seluruh kebijakan dan langkah yang diambil pemerintah terkait banjir di Sumatera.
Ajakan ini terkait dengan bencana banjir bandang dan longsor yang terjadi di Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh.
“Sebagai wujud komitmen dan kesungguhan kita sebagai pemerintah. Bahasa NU-nya, taubatan nasuha. Itu kuncinya,” ujar Cak imin saat memberikan sambutan di Bandung (1/12).
Sebagai nahdliyin, Cak Imin menjelaskan pemerintah harus melakukan evaluasi total terkait kebijakan yang berkaitan dengan alam, atau yang disebutnya sebagai tobat nasuha. ***





















