Banjir Pantura Rusak Sawah, Pemprov Jateng Ajukan Klaim Asuransi Gagal Panen

ilustrasi gagal panen (foto: Pemprov Jateng)
ilustrasi gagal panen (foto: Pemprov Jateng)

Adapun Kabupaten Jepara belum masuk dalam skema AUTP 2025, namun Pemprov tetap menyiapkan bantuan berupa benih padi dan pupuk agar petani bisa segera menanam ulang.

Sebelumnya, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi telah menginstruksikan seluruh kepala daerah yang wilayahnya terdampak cuaca ekstrem untuk segera mengajukan asuransi gagal panen.

“Nanti untuk Kudus, Pati, dan Jepara diminta segera ajukan terkait asuransi gagal panen,” ujarnya dalam penandatanganan Komitmen Bersama Pencapaian Target Kinerja Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Tengah 2026 di Surakarta, Rabu 14 Januari 2026.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA  Pembunuh Anggota TNI Ditangkap di Wonosobo, Warga Minta Pelaku Dihukum Mati

Menurut Luthfi, bencana hidrometeorologi memang tidak bisa dihindari, namun dampaknya dapat ditekan melalui mitigasi dan kesiapsiagaan pemerintah daerah, salah satunya dengan memperkuat perlindungan asuransi pertanian.

Pada 2026, Pemprov Jateng mengalokasikan anggaran sekitar Rp1,8 miliar untuk program AUTP guna melindungi lahan pertanian seluas 10.449 hektare.

Kebijakan ini ditempuh agar target ketahanan pangan dan swasembada pangan Jawa Tengah tetap terjaga meski menghadapi ancaman cuaca ekstrem.

Pos terkait