BGN Didesak Investigasi Keracunan Massal MBG

MATASEMARANG.COM – Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mendesak Badan Gizi Nasional (BGN) melakukan investigasi menyeluruh secara transparan dan segera mengumumkan hasil uji laboratorium terkait penyebab keracunan massal program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Jakarta Timur.

“BGN wajib melakukan investigasi menyeluruh secara transparan dan segera mengumumkan hasil uji laboratorium terkait penyebab keracunan,” kata Wakil Ketua KPAI Jasra Putra di Jakarta, Selasa.

Pihaknya juga meminta BGN untuk memastikan seluruh pengobatan dan biaya medis anak-anak yang menjadi korban dijamin dan ditanggung sepenuhnya.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA  Prabowo Kumpulkan 1.200 Profesor, Dekan, dan Rektor di Istana

Selain itu, KPAI meminta BGN mengevaluasi total sistem tata kelola, rantai pasok, dan standar penyimpanan di setiap SPPG agar peristiwa serupa tidak terus berulang.

“BGN harus mendengarkan suara dan kekhawatiran anak serta orang tua. Pemulihan program harus berawal dari pelibatan perspektif penerima manfaat,” kata Jasra Putra.

Pascaterungkap kasus keracunan massal program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disalurkan di sejumlah sekolah di Jakarta Timur pada Kamis (2/4), KPAI kemudian sidak ke SMUN 91 dan menjenguk anak-anak korban di RS Islam Pondok Kopi, Jakarta Timur, Selasa.

BACA JUGA  Anggota DPR: Putusan MK Tidak Serta Merta Diberlakukan

Insiden ini membuat 72 korban siswa dari empat sekolah, yakni SMAN 91, SDN Pondok Kelapa 01, SDN Pondok Kelapa 09, dan SDN Pondok Kelapa 07 menjadi korban keracunan.

Saat ini, puluhan siswa tersebut tengah menjalani perawatan intensif di RSKD Duren Sawit, RSKD Pondok Kopi, dan RS Harum. [Ant]

Pos terkait