Kepala Bidang Kesejahteraan dan Disiplin BKPP Kota Semarang, Machrus, menyampaikan bahwa ASN dengan kinerja baik akan mendapat penghargaan berupa kenaikan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP). Sementara bagi ASN yang melanggar kedisiplinan, akan diberikan sanksi yang beragam, mulai dari teguran ringan hingga pemecatan.
“Manajemen ASN saat ini juga diarahkan pada pengumpulan data untuk menilai kinerja, kompetensi, dan potensi karier mereka di masa depan,” jelas Machrus.
Motivator SDM Kota Semarang, Eko Suseno, menambahkan bahwa penguatan kualitas ASN tidak hanya pada sisi kompetensi, tetapi juga karakter. Menurutnya, kompetensi tanpa integritas justru bisa menimbulkan masalah dalam birokrasi.
“ASN yang unggul adalah mereka yang punya kemampuan dan karakter yang kuat. Maka, sistem manajemen ASN harus jadi parameter jelas untuk menilai kualitas kerja,” pungkasnya.


















