MATASEMARANG.COM – Komisi C DPRD Provinsi Jateng menilai kinerja Unit Pengelolaan Pendapatan Daerah (UPPD/ Samsat) Kabupaten Wonogiri masih perlu ditingkatkan.
Ketua Komisi C DPRD Jateng Bambang Haryanto Bahrudin mengatakan pencapaian dalam penerimaan pajak daerah seperti PKB, BBNKB, PAP, Retribusi Daerah, dan Pajak Alat Berat adalah beberapa contoh yang masih bisa digenjot.
“Kami ingin mengetahui sejauh apa kinerja dan pencapaiannya, termasuk pelayanan dan inovasinya selama ini,” katanya, Kamis 23 Oktober 2025
Menjawabnya, Kepala UPPD Kabupaten Wonogiri Senen mengakui tingkat kepatuhan masyarakat dalam pembayaran PKB masih rendah.
Selain itu, turunnya daya beli masyarakat terhadap kendaraan bermotor baru.
“Upaya yang dilakukan yakni program ‘Sengkuyung’ bersama Pemkab Wonogiri, penagihan secara door to door melalui pihak ketiga, dan sosialisasi kepatuhan PKB ke SMA/ SMK,” kata Senen.
Datanya mencatat, realisasi PKB pada 2024 sebesar Rp 124,21 miliar atau tercapai 87,45 persen.
Pada 2025 ini atau hingga 30 September 2025, realisasi PKB tercapai Rp 66,53 miliar atau 70,29 persen dari target yang ditetapkan.
Menanggapi soal upaya-upaya diatas, Anggota Komisi C DPRD Provinsi Jateng Muhammad Afif menilai perlunya evaluasi terhadap kegiatan yang sudah dilakukan.
Hal itu penting dilakukan, mengingat upaya-upaya tersebut masih belum mampu mendongkrak penerimaan pajak.
“Sepertinya perlu ditinjau ulang karena segala upaya untuk meningkatkan penerimaan pajak sampai sekarang masih belum tercapai,” kata Afif.


















