MATASEMARANG.COM – Pemerintah Kota Semarang menyoroti tantangan dunia pendidikan yang semakin kompleks, terutama karena pesatnya perkembangan teknologi dan pengaruh media sosial terhadap perilaku generasi muda.
Wakil Wali Kota Semarang Iswar Aminuddin mengatakan bahwa peran guru saat ini tidak lagi hanya sebagai pengajar, tapi juga sebagai pembentuk karakter para siswa.
“Pengaruh media sosial sangat besar. Ini menjadi tanggung jawab bersama, khususnya para pendidik, untuk memastikan anak-anak kita tidak kehilangan nilai-nilai budaya dan jati diri sebagai bangsa Indonesia,” kata Iswar saat kegiatan Halal Bi Halal Keluarga Besar Koordinator Satuan Pendidikan (Korsatpen) Kecamatan Ngaliyan, Jumat, 3 April 2026.
Ia juga mendorong para pendidik untuk lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi, sekaligus tetap menjaga keseimbangan antara kecakapan digital dan pendidikan karakter.
Kegiatan ini dinilai menjadi momentum strategis untuk memperkuat sinergi antar pendidik di wilayah Kecamatan Ngaliyan, sekaligus memperkokoh fondasi kebersamaan dalam mendukung pembangunan Kota Semarang.
“Fondasi yang kuat adalah kebersamaan. Dari sinilah kita bisa melangkah bersama membangun Semarang yang semakin hebat,” tandasnya.





















