MATASEMARANG.COM – Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Semarang masuk kategori sangat tinggi yakni sebesar 85,80. Angka ini bahkan jauh melampaui rata-rata Provinsi Jawa Tengah di angka 74,77.
Dari data yang dihimpun IPM Kota Semarang ini berhasil diraih karena didukung Angka Harapan Hidup (AHH) yang mencapai 78,72 tahun (78 tahun, 8 bulan), Rata-rata Lama Sekolah (RLS) di angka 11,11 tahun, Harapan Lama Sekolah (HLS) di angka 15,58 tahun, dan Pengeluaran Per Kapita (PPP) sebesar 17,40 juta/orang/tahun.
“Capaian IPM yang jauh di atas rata-rata provinsi ini membuktikan efektivitas program kesejahteraan masyarakat yang berjalan dengan baik di Kota Semarang. Kami bangga karena angka harapan hidup 78 tahun ini mencerminkan kota yang semakin sehat dan layak huni bagi semua generasi,” kata Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng pada Rabu, 14 Januari 2026.
Pemerintah Kota Semarang konsisten memperkuat fasilitas kesehatan gratis melalui peningkatan cakupan Universal Health Coverage (UHC) dan mengoptimalkan peran Posyandu Lansia di setiap wilayah.
Agustina mengatakan dengan langkah ini memastikan bahwa tingginya umur panjang warga Kota Semarang berbanding lurus dengan kebugaran fisik dan akses medis yang mudah dijangkau.
“Kami memastikan layanan kesehatan tidak hanya tersedia di rumah sakit, tetapi juga menjemput bola hingga ke rumah-rumah lansia. Fasilitas publik seperti taman ramah lansia juga terus kami tambah agar kualitas hidup senior tetap terjaga secara mental dan sosial,” tuturnya.



















