MATASEMARANG.COM – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah akan kembali mengusulkan gelar pahlawan nasional untuk RM Bambang Soeprapto. Pemprov sebelumnya sudah tiga kali mengusulkan namun belum disetuji pemerintah pusat.
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi mengenang sosok RM Bambang Soeprapto sebagai pejuang yang sangat gigih dan pantang menyerah dalam upaya mempertahankan kemerdekaan.
Bambang Soeprapto merupakan komisaris polisi (kompol) II dan Ketua Polisi Istimewa yang menjadi cikal bakal Mobile Brigade (Mobrig atau Brimob).
Bahkan, Bambang Soeprapto juga ikut dalam memimpin Pertempuran Lima Hari di Semarang.
Luthfi menegaskan bakal terus mengupayakan agar RM Bambang Soeprapto bisa mendapatkan gelar pahlawan nasional pada tahun ini.
Sebelumnya, sudah tiga kali Pemprov Jateng sudah mengajukan nama RM Bambang Soeprapto sebagai pahlawan nasional, namun belum terkabulkan.
“Kami akan terus berjuang agar tahun 2026 RM Bambang Soeprapto mendapatkan gelar pahlawan nasional,” katanya.
Pada Jumat (9/1) kemarin, Taman dan Monumen RM Bambang Soeprapto yang ada di Gajahmungkur, Kota Semarang, juga telah diresmikan.
Inisiatif pembuatan taman dan monumen tersebut berasal dari keluarga ahli waris yang menemui Luthfi, saat masih menjabat sebagai Kapolda Jateng.
Setelah itu, oleh Komandan Satuan Brimob, berkoordinasi dengan Pemkot Semarang untuk dicarikan tempat sehingga dapat di Taman Gajahmungkur, dengan proses pembuatan memakan waktu sampai satu tahun.
Monumen atau patung RM Bambang Soeprapto setinggi sekitar 10 meter dibuat oleh pematung Heru Joning Siswanto dan berdiri di tengah taman dengan luas 70×24 meter, yang didesain oleh Seno Aditya dan M Danar Sasmito.

















