Indonesia Bakal Keluar dari BoP Gaza Bentukan Trump

MATASEMARANG.COM – Ketua MPR RI Ahmad Muzani mengisyaratkan Indonesia keluar dari keanggotaan Dewan Perdamaian (Board of Peace/BoP) Gaza setelah dirinya bertemu dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana, Jakarta, Rabu sore.

Menurut Muzani, kemungkinan untuk keluar dari BoP telah beberapa kali disampaikan oleh Presiden Prabowo.

“Bagi Indonesia, masuk dan keluar BoP adalah sesuatu yang bisa saja terjadi seperti beberapa kali disebutkan oleh Presiden. Kita bisa saja, kapan saja bisa keluar, tetapi sekali lagi itu harus atas kesepakatan bersama-sama,” kata Ahmad Muzani menjawab pertanyaan wartawan saat ditemui di Istana setelah dia bertemu Presiden Prabowo.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA  Thailand Tembak Kapal Pukat Malaysia hingga Tenggelam

BoP Gaza merupakan bentukan Presiden AS Donals Trump.

Dalam kesempatan yang sama, Muzani menjelaskan Indonesia bergabung sebagai anggota BoP, karena lembaga itu diyakini dapat mempercepat proses menuju Palestina merdeka.

Namun, kata Muzani, adanya serangan sepihak yang dilakukan oleh Amerika Serikat, selaku penggagas BoP, dan Zionis Israel, yang juga anggota BoP, terhadap Iran, membuat Indonesia mengevaluasi kembali peranan BoP ke depan.

“BoP adalah bagian dari upaya untuk mempercepat proses kemerdekaan Palestina dan pembangunan, rekonstruksi, rehabilitasi Palestina, dan itu tujuan utama dibentuknya BoP. Nah cuma kemudian ada persoalan Iran ini saya kira itu juga yang Beliau (Presiden, red.) tadi malam menyampaikan pandangan itu lebih jelas,” ujar Muzani.

BACA JUGA  China-Jepang Memanas, Beijing Kerahkan 100 Kapal AL

Pertemuan Selasa (3/3) malam yang disebut oleh Muzani merujuk pada acara diskusi kebangsaan di Istana Merdeka yang diikuti oleh sejumlah tokoh, di antaranya Presiden Ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono, Presiden Ke-7 Joko Widodo, Wakil Presiden Ke-10 dan Ke-12 Jusuf Kalla, Wakil Presiden Ke-11 Boediono, dan Wakil Presiden Ke-13 KH Ma’ruf Amin.

Pos terkait