Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei Wafat

MATASEMARANG.COM – Pemerintah Iran mengumumkan 40 hari masa berkabung dan libur kerja selama seminggu setelah Pemimpin Tertinggi Ali Khamenei syahid dalam serangan Israel dan Amerika Serikat pada Sabtu (28/2), lapor kantor berita Fars.

Televisi pemerintah Iran sebelumnya mengonfirmasi bahwa Khamenei telah syahid dalam serangan tersebut.

Pada Sabtu, Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangkaian serangan terhadap sejumlah target di Iran, termasuk Teheran. Agresi AS bersama sekutu terdekatnya di Timur Tengah itu tidak hanya menimbulkan kerusakan tetapi juga korban jiwa dan luka-luka di pihak sipil.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA  AS Kerahkan Armada Besar ke Iran, Trump: Kita Lihat Apa yang Akan Terjadi

Agresi tersebut kemudian dibalas Iran dengan serangan rudal ke wilayah Israel, serta ke sejumlah instalasi militer AS di Timur Tengah.

Sebelumnya, media Israel dan Presiden AS Donald Trump mengklaim bahwa Khamenei telah tewas.

Menurut laporan tersebut, Ayatollah Ali Khamenei telah memimpin negara dengan masa jabatan terlama di Timur Tengah.

Ia menjadi pemimpin tertinggi Iran pada 1989 setelah menjabat sebagai presiden dari 1981 hingga 1989.

Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangkaian serangan pada Sabtu terhadap sejumlah target di Iran, termasuk Teheran.

BACA JUGA  Konflik Iran, Kemenag Batang Imbau Jamaah Umrah Tunda Keberangkatan

Agresi militer AS dan sekutu utamanya di Timur Tengah itu tidak hanya menyebabkan kerusakan tetapi juga korban sipil.

Iran kemudian membalas agresi itu dengan melancarkan serangan rudal balasan terhadap wilayah Israel, serta terhadap target militer AS di Timur Tengah. [Ant/Sputnik]

Pos terkait