Iran Siap Lanjutkan Perang, Tak Sudi Berunding dengan AS

Iran
Iran. Aljazeera

MATASEMARANG.COM – Iran tidak gentar menghadapi ancaman Amerika Serikat dan Israel yang berniat terus menggempur negeri para mullah tersebut. Bahkan, Iran menyatakan kesiapan melanjutkan perang dengan dua negara yang sejak puluhan dekade jadi bestie itu.

Ira menegaskan tidak berencana melakukan perundingan dengan Amerika Serikat dan akan melanjutkan permusuhan di antara mereka.

Mohammad Mokhber, ajudan mendiang Pemimpin Tertinggi Ali Khamenei pada Rabu (4/3), menegaskan bahwa Iran tidak memercayai AS.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA  Iran Balas Usir Atase Militer Uni Eropa

“Tak ada kepercayaan pada Amerika, juga tak ada alasan untuk berunding,” katanya dalam siaran televisi.

Menurut Mokhber, Iran mampu melanjutkan perang karena memiliki pengalaman delapan tahun, merujuk pada Perang Iran-Irak (1980-1988).

“Pengalaman sejarah menunjukkan kita tak takut perang, kita tak gentar melanjutkannya,” katanya.

Sebelumnya, Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) bersumpah tidak akan membiarkan begitu saja serangan yang dilancarkan AS dan Israel pada Sabtu.

Serangan tersebut dilancarkan terhadap sejumlah target di Iran, termasuk di Teheran, dengan laporan kerusakan dan korban sipil. Televisi pemerintah Iran mengonfirmasi bahwa Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei gugur dalam serangan itu.

BACA JUGA  Garuda Tak Gentar Lawan Iran di Final Piala Asia Futsal 2026

Iran kemudian meluncurkan serangan rudal balasan ke wilayah Israel dan fasilitas militer AS di Timur Tengah.

IRGC menuduh AS-Israel menyerang sekolah, rumah sakit, stadion, restoran, dan gedung pernikahan untuk membuat panik masyarakat Iran. Mereka menyebut korban jiwa warga sipil telah melampaui 700 orang. [Ant/Sputnik/RIA Novosti]

Pos terkait