MATASEMARANG.COM – Perjalanan Kereta Api Ciremai relasi Semarang Tawang-Bandung terhenti total di tengah lintasan akibat material longsoran tanah yang menutup petak jalan Maswati–Sasaksaat, Kabupaten Bandung Barat, Rabu sore.
Insiden yang mengancam jalur transportasi kereta api jalur selatan ini terjadi tepat di KM 142+8/9 pada pukul 14.53 WIB, menyusul guyuran hujan lebat yang memicu pergerakan tanah di lokasi tersebut.
Manajer Humas KAI Daop 2 Bandung Kuswardojo mengonfirmasi bahwa saat ini seluruh tim tanggap darurat telah dikerahkan ke titik koordinat untuk melakukan pembersihan jalur yang tertutup material tanah.
“Kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan KA Ciremai. Saat ini perjalanan harus berhenti sementara sebagai langkah pengamanan,” ujar Kuswardojo saat dikonfirmasi di Bandung, Rabu.
Laporan pertama kali diterima Pusdalopka Daop 2 dari kru KA Ciremai yang melaporkan adanya rintangan jalan (rinja) sehingga lokomotif tidak dapat melanjutkan perjalanan menuju Stasiun Bandung.
Kuswardojo menegaskan bahwa prioritas utama saat ini adalah memastikan keselamatan seluruh penumpang di dalam rangkaian yang tertahan, sembari menunggu proses evakuasi material longsor selesai dilakukan oleh petugas prasarana.
Hingga saat ini, petak jalan Maswati-Sasaksaat dinyatakan tertutup total untuk seluruh jenis perjalanan kereta api guna menghindari risiko kecelakaan akibat kondisi tanah yang belum stabil.
Tim teknis bersama alat berat dilaporkan sudah berada di lapangan untuk mempercepat normalisasi jalur, mengingat posisi geografis lokasi kejadian yang berada di area perbukitan dan jauh dari akses jalan raya.





















