Menkeu Purbaya Akui Belum 100 Persen ASN Terima THR

MATASEMARANG.COM – Hari Raya Idulfitri 2026 telah sepekan berlalu. Namun, sampai hari ini belum 100 persen aparatur sipil negara (ASN) menerima tunjangan hari raya atau THR.

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengakui hal tersebut. Menurut Purbaya, belum cairnya THR secara penuh disebabkan oleh proses pengajuan dari masing-masing kementerian dan lembaga (K/L).

Kendala utama, kata dia, bukan berada di Kementerian Keuangan, melainkan pada tahapan administrasi di tiap instansi pengusul.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA  Bank Jateng Slawi Serahkan Hadiah Bima dan CSR Videotron

“Di kementerian/lembaga yang mengajukan. Kalau kita kan bayar, masuk, bayar, masuk, bayar,” ujar Purbaya di Jakarta, Jumat.

Menurut dia, pemerintah sebenarnya telah menyiapkan seluruh anggaran THR dari APBN. Namun, pencairan baru dapat dilakukan setelah K/L menyampaikan pengajuan pembayaran sesuai prosedur yang berlaku.

Purbaya menambahkan, kelengkapan persyaratan menjadi faktor penentu dalam percepatan pencairan. Apabila dokumen belum lengkap, proses pembayaran tidak dapat segera diproses.

“Belum clear kali persyaratannya apa. Saya enggak tahu ininya. Pasti kan case by case, tapi yang jelas uang di tempat kita sudah disiapkan,” ujar Purbaya.

BACA JUGA  Usaha "Building Material" Jadi Bisnis Sepanjang Masa

Ia juga memastikan dana THR telah tersedia dan siap disalurkan, dengan proses yang tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian agar sesuai ketentuan.

Adapun hingga 25 Maret 2026, pukul 15.00 WIB, realisasi pembayaran THR bagi ASN di pemerintah pusat tercatat mencapai Rp18,5 triliun untuk 2.500.524 pegawai.

Rinciannya meliputi pembayaran THR bagi PNS sebesar Rp10,33 triliun untuk 926.072 pegawai, PPPK Rp1,04 triliun untuk 429.771 pegawai, anggota Polri Rp3,42 triliun untuk 489.654 personel, prajurit TNI Rp3,37 triliun untuk 581.434 personel, serta pegawai non-PNS (PPNPN) sebesar Rp344,8 miliar untuk 73.593 pegawai.

Pos terkait