“Saat ini belum ada dalam rencana untuk menjadi pelatih. Saya tahu saya akan tetap terlibat di olahraga ini dalam beberapa cara, tetapi saya belum tahu dalam peran seperti apa,” katanya.
Alih-alih menjadi pelatih, Axelsen kini mulai menikmati aktivitas di luar bulu tangkis, termasuk menjalankan bisnis investasi dan manajemen risiko bersama rekannya yang memiliki latar belakang di bidang kecerdasan mesin dan analisis risiko.
“Kami menjalankan bisnis manajemen risiko dalam hal investasi. Ini sesuatu yang benar-benar berbeda dan saya sangat menikmatinya,” ujar Axelsen.
Selain mengembangkan bisnis pribadinya, Axelsen juga masih aktif menjalani berbagai kegiatan bersama sponsor yang telah mendukung perjalanan kariernya, termasuk Yonex, Monitor ERP, dan HSBC.
Axelsen mengatakan hubungan dengan para sponsor tersebut dibangun bukan sekadar untuk kepentingan profesional, melainkan juga karena adanya kesamaan nilai dalam menjalani pekerjaan dan kehidupan sehari-hari.
“Saya rasa dengan Monitor ERP, kami memiliki nilai-nilai yang sama dalam hal bagaimana kami menjalani kehidupan profesional dan juga kehidupan di luar bisnis dan performa,” kata Axelsen dikutip Antara.
Sementara itu, CEO Asia Tenggara Monitor ERP Daniel Haggmark mengatakan kolaborasi dengan Axelsen menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam membangun standar kualitas dan hubungan jangka panjang di kawasan Asia Tenggara.
“Nilai yang sama inilah yang setiap hari kami bawa untuk mendukung pertumbuhan komunitas manufaktur di Indonesia,” ujar Daniel. ***


















