Pipa PDAM Pecah Akibat Tanah Gerak, Warga Terdampak Dipasok Air Tangki

MATASEMARANG.COM – Pipa transmisi utama milik PT Air Semarang Barat (ASB) yang berlokasi di area Jembatan Tiga, Kelurahan Bambankerep, Semarang Barat pecah sejak Sabtu, 23 Mei 2026.

Hal ini mengakibatkan 40.000 pelanggan PDAM Tirta Moedal Kota Semarang di wilayah Semarang Barat mengalami gangguan pasokan air bersih sejak Sabtu sore.

Direktur Utama PT ASB Yudi Nurpriantono menjelaskan pecahnya pipa transmisi utama di jembatan tiga karena memang area tersebut merupakan wilayah tanah gerak. Pergerakan tanah inilah yang membuat pipa ikut bergeser hingga akhirnya pecah.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA  Info Penutupan Jalan 13-14 Oktober 2025: Peringatan Pertempuran Lima Hari di Semarang

Akibatnya, aliran air bersih yang bersumber dari PDAM terputus. Hal ini diakuinya tidak bisa dihindari karena memang kondisi alam.

“Kami mohon maaf atas terputusnya aliran yang memang tidak bisa kita hindari dan diduga karena kondisi alam. Tanah di daerah Jembatan Tiga ini selalu bergerak, terutama akibat perubahan cuaca dan intensitas hujan. Pergerakan tanah inilah yang membuat pipa ikut bergeser hingga mencari titik terlemahnya,” kata Yudi di kantor PT ASB, Minggu, 24 Mei 2026 sore.

BACA JUGA  Tips "War" Tiket Kereta Api Mudik Lebaran

Ia menjelaskan kerusakan yang terjadi selain pipa yang pecah, juga ada gangguan pada sambungan dan kebocoran komponen flange (piringan penyambung pipa).

Proses perbaikan terus dilakukan oleh PT ASB. Namun ketika timnya menuju ke lokasi, terkendala dengan medan yang sangat curam di bawah jembatan. Bahkan alat berat berupa ekskavator juga membutuhkan waktu lebih lama untuk bisa mencapai di titik kerusakan.

Yudi menjelaskan, diameter pipa transmisi yang sangat besar, sehingga perbaikan tidak bisa dilakukan secara manual. Saat ini tim teknis sedang fokus pada perbaikan packing dan pengelasan, bukan penggantian pipa secara menyeluruh.

Pos terkait