MATASEMARANG.COM – Jagat digital saat ini tengah riuh menyusul unggahan foto dari akun @zakkiamali tentang Menteri Agama yang menggunakan private jet Embrarier Legacy 600 dalam kunjungan kerja ke Bone baru-baru ini.
Menanggapi hal itu, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berharap Menteri Agama Nasaruddin Umar dapat merespons terlebih dahulu mengenai dugaan gratifikasi berupa pemberian fasilitas bepergian dengan menggunakan jet pribadi dari Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang (OSO), tanpa harus dipanggil lembaga antirasuah.
“Syukur-syukur kalau kemudian sudah merespons, bisa mempertanggungjawabkan tanpa harus diundang, dan tanpa harus dipanggil,” ujar Ketua KPK Setyo Budiyanto di Gedung Juang KPK, Jakarta, Rabu.
Lebih lanjut dia mengatakan KPK berharap Menag dapat datang ke Kedeputian Pencegahan dan Monitoring untuk menjelaskan dugaan gratifikasi tersebut.
“Di sana (Kedeputian Pencegahan dan Monitoring), ada Direktorat Gratifikasi dan Pelayanan Publik yang dapat menyampaikan dan menjelaskan tentang yang sedang berkembang, isu-isu yang sedang berkembang di luar,” katanya.
Setelah itu, kata dia, KPK dapat merespons dengan menganalisa atau menelaah dugaan gratifikasi tersebut
“Nanti bisa kami analisa, bisa kami telaah,” ujarnya.
Sebelumnya, pada 16 Februari 2026, ramai di media sosial X mengenai kunjungan Menteri Agama dengan menggunakan jet pribadi.
Pada tanggal yang sama, Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik Kemenag Thobib Al Asyhar menjelaskan Menag menggunakan jet pribadi saat mengunjungi Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, yakni pada 15 Februari 2026.


















