Krisseptiana: Budaya Lokal Gunungpati Bisa Jadi Sumber Ekonomi Kreatif

Anggota Komisi E DPRD Jateng Krisseptiana saat memberikan paparan tentang pentingnya wirausaha kreatif berbasis budaya lokal di Gunungpati (foto: dok)
Anggota Komisi E DPRD Jateng Krisseptiana saat memberikan paparan tentang pentingnya wirausaha kreatif berbasis budaya lokal di Gunungpati (foto: dok)

MATASEMARANG.COM – Anggota Komisi E DPRD Provinsi Jawa Tengah Krisseptiana menekankan pentingnya pengembangan wirausaha kreatif berbasis budaya lokal sebagai pilar ekonomi masyarakat Gunungpati.

Hal itu disampaikan dalam kegiatan Peningkatan Kualitas Kebijakan melalui Media Tradisional yang digelar pada Jumat 23 Januari 2026 di Gedung Citra Muda, Gunungpati, Kota Semarang.

Menurut Krisseptiana, Gunungpati memiliki kekayaan budaya lokal yang besar, mulai dari seni tari, gambang, hingga campursari.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA  Sumanto: Tak Mudah Pimpin KNPI, Anggotanya Semua Berpartai

Potensi tersebut, apabila dikelola dengan baik, dapat menjadi sumber pendapatan masyarakat sekaligus memperkuat pelestarian budaya daerah.

“Budaya lokal bukan hanya warisan, tapi juga bisa menjadi sumber daya ekonomi kreatif yang berkelanjutan. Pemerintah daerah harus hadir dengan kebijakan yang berpihak, fasilitasi permodalan, dan penguatan kapasitas masyarakat,” ujarnya.

Kegiatan yang dihadiri sekitar 200 peserta ini menghadirkan pertunjukan seni Campursari oleh Wahana Nada sebagai media tradisional untuk menyampaikan pesan kebijakan secara komunikatif dan partisipatif.

BACA JUGA  Sumanto Dinobatkan sebagai Bapaknya Wayang Kabupaten Karanganyar

Krisseptiana menambahkan, media tradisional memiliki kedekatan emosional dengan masyarakat sehingga efektif digunakan sebagai sarana edukasi dan sosialisasi kebijakan.

Selain itu, hadir pula Giyanto (Anggota DPRD Kota Semarang) dan FX. Bambang Suranggono (tokoh Masyarakat) yang memberikan pemahaman komprehensif mengenai arah kebijakan pemerintah serta pentingnya membangun mental wirausaha kreatif berbasis budaya lokal.

“Dengan sinergi antara pemerintah dan masyarakat, wirausaha kreatif berbasis budaya lokal bisa tumbuh menjadi kekuatan ekonomi daerah sekaligus memperkuat identitas budaya Gunungpati,” tambah Krisseptiana.

Pos terkait