MATASEMARANG.COM – Lembaga Amil Zakat (LAZ) Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) menyalurkan zakat perdana kepada 99 mustahik di ruang utama salat MAJT, Rabu, 18 Maret 2026. Penyaluran ini menandai aksi nyata perdana LAZ MAJT sejak resmi dibentuk pada awal Januari 2026.
Para penerima manfaat terdiri atas warga di sekitar kawasan MAJT dan Kota Semarang. Pemilihan angka 99 mustahik dilakukan sebagai bentuk tabarruk (mencari berkah) terhadap Asmaul Husna, sekaligus selaras dengan ikon Menara Asmaul Husna yang berada di kompleks masjid tersebut.
Direktur Utama LAZ MAJT H. Istajib As menyampaikan bahwa dana yang disalurkan merupakan hasil penghimpunan dari para muzaki dan pengurus dalam waktu yang relatif singkat.
“Alhamdulillah, dalam waktu cepat kami bisa menghimpun dana untuk disalurkan. Ini menjadi langkah awal yang penuh makna bagi LAZ MAJT,” ujar Istajib di sela acara. Ia juga mengajak masyarakat untuk terus menumbuhkan kepedulian sosial tanpa memandang besar kecilnya nominal bantuan.
Sementara itu, Sekretaris Pengurus Pengelola (PP) MAJT, H. Muhyiddin, M.Ag., mengapresiasi langkah cepat tim LAZ MAJT. Meski baru berjalan sekitar 74 hari sejak didirikan pada 2 Januari 2026, lembaga ini dinilai telah mampu menunjukkan kontribusi nyata bagi umat.
“LAZ MAJT ini masih baru, masih menata dan mencari sumber dana. Apa yang dilakukan tim patut diapresiasi. Semoga ini menjadi mukadimah yang baik agar ke depan manfaatnya semakin luas,” tutur Muhyiddin.
Acara tersebut turut dihadiri oleh Direktur LAZ MAJT Dr. H. Noor Hadi, Direktur Bidang Penyaluran Dr. Heri Nugroho, serta Ketua PW DMI Jateng, Prof. Dr. Ahmad Rofiq, MA. Pengurus berharap dukungan masyarakat terus mengalir agar penghimpunan zakat pada momentum Ramadan dan Muharam mendatang dapat meningkat signifikan.





















