MATASEMARANG.COM – Sebuah kapal berpenumpang puluhan orang tiba-tiba mati mesin di tengah perairan Kepulauan Seribu, DKI Jakarta.
Insiden tersebut menyebabkan para penumpang panik. Apalagi air laut sempat masuk ke dalam kabil kapal yang terombang-ambing setelah diterpa gelomban laut.
Namun, kepanikan penumpang mereda setelah tim gabungan tiba untuk melakukan penyelamatan.
Para petugas kemudian dengan sigap mengevakuasi puluhan penumpang dari kapal KM Sumber Makmur yang mesinnya mati dan terombang ambing di perairan Barat Laut Pulau Lancang, Kelurahan Pulau Pari, Kabupaten Kepulauan Seribu, Selasa pagi.
“Total ada 61 penumpang dan satu orang nakhoda kapal yang dievakuasi petugas gabungan,” kata Kasiops Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Sudin Gulkarmat) Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu Gatot Sulaeman di Jakarta, Selasa
Ia mengatakan kapal kayu dengan nama lambung KM Sumber Makmur yang dinakhodai pria bernama Sadam itu membawa 61 penumpang bertolak dari Pulau Panggang menuju Pelabuhan Rawabasan.
Saat di tengah perjalanan, “vanbelt” mesin kapal tersebut putus dan menyebabkan mesin penggerak “bilge pump” mati.
“Kondisi ini menyebabkan air laut masuk ke dalam badan kapal yang merendam mesin utama kapal dan menimbulkan kepanikan,” katanya.
Lalu, seorang penumpang menghubungi petugas damkar pos Pulau Lancang dan petugas menggunakan Kapal Satria Biru 08 dari Pulau Lancang menuju ke lokasi kejadian.
Menurut dia, karena jumlah korban yang banyak, petugas menyiapkan 76 perahu penyelamat di Pos Pulau Pari.


















