MATASEMARANG.COM – Seorang perempuan lanjut usia duduk termenung di pinggir kios Pasar Kanjengan yang baru saja terbakar pada Rabu, 29 April 2026 sekitar pukul 22.50 WIB.
Emi, perempuan berusia 60 tahun itu tak kuasa menahan air mata saat menceritakan enam kios miliknya habis terbakar.
Emi yang sudah lima tahun berjualan sembako di Pasar Kanjengan mengaku mendengar kabar kebakaran sekitar pukul 22.00 WIB lebih.
“Saya dikasih tahu jam 22.00 lebih, terus langsung kesini (pasar) sudah tidak bisa tertolong apinya besar tidak bisa menyelamatkan apa-apa,” kata Emi kepada matasemarang.com pada Kamis, 30 April 2026.
Ia mengaku baru saja berbelanja (kulakan) bahan sembako dan beberapa pengecer akan datang untuk mengambil barang, namun sayangnya musibah kebakaran lebih dulu menghanguskan barang dagangannya.
“Saya habis kulakan terus kok kebakaran padahal sales saya sudah datang. Saya sampai gak bisa ngomong apa-apa,” ungkapnya sambil terisak.
Emi memprediksi kerugian yang ia alami mencapai Rp75 juta. “Dagangan masih penuh, direwangi bathi (untung) sewu (seribu) malah kebakaran,” ungkapnya.
Ia berharap pemerintah kota Semarang dalam hal ini Dinas Perdagangan bisa segera memberikan tempat relokasi agar bisa segera berjualan kembali.
“Inginnnya segera dapat tempat lagi biar bisa jualan lagi,” harapnya.


















