Ketum Snex Resmi Tunjuk Edi Ambon Jadi Komandan Korlap

Ketua Umum Snex Fredy Chandra menyerahkan SK Komandan Korlap kepada Edi Ambon untuk periode 2026-2029 (foto: Snex)
Ketua Umum Snex Fredy Chandra menyerahkan SK Komandan Korlap kepada Edi Ambon untuk periode 2026-2029 (foto: Snex)

MATASEMARANG.COM – Langkah besar diambil oleh jajaran manajemen pusat salah satu basis suporter terbesar PSIS Semarang, Snex (Semarang Extreme).

Ketua Umum Snex Fredy Chandra P secara resmi merestrukturisasi dan memperkuat barisan penasihat serta penggerak lapangan dengan membentuk kekuatan baru di sektor koordinator lapangan (korlap).

Langkah strategis ini diambil sebagai komitmen nyata untuk mengembalikan marwah, militansi, dan kejayaan Snex dalam mendukung tim Mahesa Jenar, baik di dalam maupun di luar stadion.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA  PSIS vs Persiba 27 September 2025: Jaga Gengsi Mahesa Jenar di Jatidiri

Sebagai bentuk legalitas penguatan struktur ini, Ketua Umum Snex secara simbolis menyerahkan Surat Keputusan (SK) Jabatan Komandan Korlap kepada sosok senior yang sudah tidak asing lagi di jagat suporter Semarang, yakni Edi Hartanto atau yang lebih akrab disapa Edi Ambon.

Melalui mandat ini, Edi Ambon resmi mengomandani seluruh kekuatan elemen Korlap Snex untuk masa bakti periode 2026–2029.

Kembalinya Sang Senior: Edi Ambon Turun Gunung

Penunjukan Edi Ambon sebagai nakhoda lini massa Korlap mendapat sambutan hangat dari para anggota.

BACA JUGA  Kondisi Rel di Kaligawe Belum Stabil, Perbaikan Geometri Diperpanjang

Rekam jejaknya di dunia suporter Semarang dinilai menjadi modal krusial untuk merangkul kembali simpul-simpul Korwil, Korcab, hingga Korkel yang tersebar di Kota Semarang.

“Edi Ambon bukan orang baru di keluarga besar ini. Beliau merupakan Korlap legendaris Snex pada era tahun 2005 silam, yang kini memutuskan untuk kembali turun gunung demi membesarkan organisasi,” ungkap Fredy Chandra, Rabu 10 Juni 2026.

Kembalinya sang senior ke barisan depan diproyeksikan mampu menularkan kembali semangat loyalitas klasik dan menata manajemen arus massa agar lebih tertib, solid, dan satu komando.

Pos terkait