30 Petugas Sensus Ekonomi di Kota Semarang Mundur, BPS Beberkan Alasannya

Kepala BPS Kota Semarang Rudi Cahyono (matasemarang.com/ Lia Dina)
Kepala BPS Kota Semarang Rudi Cahyono (matasemarang.com/ Lia Dina)

MATASEMARANG.COM – Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Semarang menanggapi adanya puluhan petugas lapangan sensus ekonomi yang mengundurkan diri selama proses pendataan ekonomi warga Kota Semarang.

Kepala BPS Kota Semarang Rudi Cahyono mengatakan ada 30 petugas lapangan yang mengundurkan diri selama pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Namun ia mengatakan bahwa pengunduran diri para petugas tersebut tidak terjadi secara bersamaan.

“Jadi dari 1.437 petugas Sensus Ekonomi, ada 30 orang yang mengundurkan diri, tetapi tidak secara bersamaan petugas itu mengundurkan diri semua,” kata Rudi di Kantor BPS Kota Semarang, Jumat, 17 Juli 2026.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA  Masuk Musim Hujan, DPU Akui Sejumlah Pompa Masih Dalam Perbaikan

Rudi mengatakan bahwa hampir separuh dari 30 petugas tersebut memilih mengundurkan diri karena mendapatkan pekerjaan lain. Namun ada pula petugas yang merasa pekerjaan Sensus Ekonomi tidak sesuai dengan ekspektasi mereka saat mendaftar.

“Sekitar 16 orang yang mengundurkan diri itu karena diterima bekerja. Ada juga beberapa petugas yang merasa pekerjaan Sensus Ekonomi ini terlalu berat, namun jumlahnya memang hanya beberapa orang saja,” terangnya.

Terkait kendala di lapangan, Rudi mengakui petugas masih menghadapi kesulitan ketika mengakses sejumlah perumahan mewah.

BACA JUGA  Pemkot Semarang Terima 3.068 Aduan Warga Terkait Infrastruktur

Guna mengatasi hal tersebut, BPS terus berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Semarang dan para pemangku wilayah untuk membantu petugas di lapangan. 

“Beberapa kecamatan sudah melakukan rapat koordinasi. Harapannya petugas kami bisa dibantu masuk ke wilayah atau permukiman yang aksesnya agak sulit,” tuturnya. 

Pos terkait